Sabtu, 30 November 2013

TANAH AIR. KARYA M.YAMIN

      TANAH AIR


Pada batasan, bukit barisan
Memandang aku, ke bawah memandang;
Tampaklah hutan rimba dan ngarai;
Lagi pun sawah sungai yang permai;
Serta gerangan, lihatlah pula,
Langit yang hijau bertukar warna
Oleh pucuk, daun kelapa;
Itulah tanah, tanah airku
Sumatera namanya, tumpah darahku

  Sesayup mata, hutan semata
  Begunung bukit, lemah sedikit
  Jauh di sana, di sebelah situ,
  Dipagari gunung satu persatu
  Adalah gerangan sebuah surga,
  Bukannya janat bumi kedua
  Firdaus melaju di atas dunia!
  Itulah tanah yang kusayangi,
  Sumatera namanya, yang kujunjungi

Pada batasan, bukit barisan
Memandang ke pantai, teluk permai;
Tampaklah air, air segala
Itulah laut, samudera hindia
Tampaklah ombak, gelombang berbagai
Memecah ke pasir, lalu berderai
Ia memekik, berandai-andai
“Wahai Andalas, Pulau Sumatera, harumkan nama Selatan Sumatera”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar